Antrasit yang dikalsinasi adalah jenis batubara antrasit yang telah mengalami perlakuan suhu tinggi (biasanya pada 1200 derajat –1500 derajat) untuk meningkatkan kandungan karbonnya, kemurnian karbon tetap, konduktivitas listrik, dan stabilitas kimia. Ini adalah bahan baku yang penting dalam metalurgi, industri kimia, dan manufaktur elektroda, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan kinerja karbon tinggi.
Properti utama
High Fixed Carbon (>90%)-Bahan volatil rendah dan kadar abu, cocok untuk aplikasi karbon dengan kemurnian tinggi.
Konduktivitas listrik yang tinggi- Digunakan dalam aplikasi konduktif seperti elektroda dan bahan refraktori.
Stabilitas termal yang sangat baik- Struktur stabil setelah kalsinasi, dengan ketahanan guncangan termal yang baik.
Sulfur rendah & fosfor-Ideal untuk pembuatan baja berkualitas tinggi.
Kepadatan tinggi- Kekuatan mekanik yang unggul, cocok untuk ditekan ke dalam blok (misalnya, batu bata karbon, pasta elektroda).
Proses produksi
- Pemilihan bahan baku – High-grade anthracite (fixed carbon >80%).
- Kalsinasi-dipanaskan dalam kiln suhu tinggi (kiln putar, kiln poros, atau kalsiner listrik) pada 1200 derajat –1500 derajat untuk menghilangkan volatil dan meningkatkan kemurnian karbon.
- Pendinginan & Pemutaran- Setelah kalsinasi, bahan didinginkan dan dinilai berdasarkan ukuran partikel (misalnya, 0-1 mm, 1-5 mm, 5-10 mm).
Aplikasi utama
(1) Industri metalurgi
Pasta elektroda- Digunakan dalam sel elektrolisis aluminium (sebagai bahan anoda).Carburizer pembuat baja- Meningkatkan kandungan karbon dalam baja cair (alternatif untuk minyak bumi/grafit).
Produksi Ferroalloy- Bertindak sebagai zat pereduksi dalam logam silikon, ferrochrome, dll.
(2) Bahan refraktori
Magnesia Carbon Bricks- Lapisan untuk tungku pembuat baja dan tungku busur listrik.
Produk karbon aluminium- Refraktori untuk casting berkelanjutan.
(3) Industri Kimia
Produksi silikon karbida (sic)- berfungsi sebagai sumber karbon.
Bahan baku untuk karbon aktif-Lebih lanjut diproses untuk menghasilkan karbon aktif adsorpsi tinggi.
(4) Aplikasi lain
Industri pengecoran- Agen karburasi untuk casting pasir.
Bahan konduktif- Sebagian menggantikan grafit dalam baterai, kuas, dll.
Perbandingan: Anthracite yang dikalsinasi vs antrasit mentah vs. Petroleum Coke vs Sintetis Grafit
|
Milik |
Antrasit yang dikalsinasi |
Antrasit mentah |
Coke Perminyakan |
Grafit sintetis |
|
Karbon tetap |
90-95% |
80-90% |
85-98% |
99%+ |
|
Konten abu |
3-8% |
5-15% |
0.5-5% |
<0.5% |
|
Daya konduksi |
Tinggi |
Sedang |
Tinggi |
Sangat tinggi |
|
Biaya |
Sedang |
Rendah |
Menengah-tinggi |
Tinggi |
|
Penggunaan utama |
Pasta elektroda, karburizer |
Bahan bakar, bahan kimia |
Elektrolisis aluminium, produksi grafit |
Baterai lithium, kuas |
Indikator kualitas utama
Kandungan karbon tetap (Higher is better, typically >90%).
Konten abu(Lebih rendah lebih baik, nilai premium<5%).
Materi yang mudah menguap(Seharusnya<2% after calcination).
Kandungan belerang & fosfor(Mempengaruhi kualitas baja, lebih disukai<0.5% sulfur).
Distribusi ukuran partikel(Disesuaikan untuk aplikasi, misalnya, 0-1 mm, 1-5 mm).
Tren pasar
Meningkatnya permintaan dalam pembuatan baja-Alternatif ramah lingkungan untuk Coke Petroleum sebagai Carburizer.
Permintaan yang stabil dalam elektrolisis aluminium- Bahan utama untuk pasta elektroda.
Tren menuju kemurnian tinggi – Ultra-high fixed carbon (>95%) Produk yang disukai di pasar premium.
Untuk spesifikasi produk tertentu (misalnya, ukuran partikel, kandungan karbon tetap) atau rekomendasi pemasok, jangan ragu untuk menanyakan lebih lanjut!
